Jumat, 28 Oktober 2011

Komputer & Pendidikan

Tanggung jawab sekolah yang besar dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa untuk mengahadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat sangat cepat perubahannya. Sala satu dari tantangan yang dihadapi oleh para siswa adalah menjadi pekerja yang bermutu. Kemampuan berbicara dalam bahasa asing dan kemahiran komputer merupakan dua kriteria utama yang pada umumnya diajukan sebagai syarat untuk memasuki lapangan kerja di Indonesia ( dan di seluruh dunia ). Mengingat sekitar 20-30 % dari lulusan SMU di seluruh wilayah Nusantara ini yang melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu tanggung jawab yang besar terhadap system pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan kemahiran komputer bagi para siswa kita Selengkapnya

sejarah perkembangan tik

Program pemanfaatan dan pengembangan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Departemen Pendidikan Nasional bukan sebuah program yang disusun “tiba masa tiba akal”, melainkan sebuah program yang telah dirintis dan dijalankan dalam beberapa tahap. Setiap tahapan disusun dengan mempertimbangkan kondisi pada saat itu dan keberlanjutannya pada masa-masa selanjutnya. Juga disusun hal-hal yang bersifat pendukung agar setiap program dapat berfungsi dan berjalan secara maksimal. Secara umum, program TIK di Depdiknas dimulai pada tahun 1999 melalui program Jaringan Internet (Jarnet), yang selanjutnya secara berturut-turut dikembangkan program Jaringan Informasi Sekolah (JIS), Wide Area Network (WAN) Kota, Information and Communication Technology Center (ICT Center), Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas), dan untuk ke depan akan dikembangkan South East Asia Education Network (SEA EduNet).Seluruh program disusun dengan target yang jelas dan berkesinambungan, sehingga pengembangan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia dapat menjadi bagian dari infratruktur dunia. Infrastruktur ini juga dibarengi dengan pengembangan SDM yang sesuai, sehingga perangkat yang dikembangkan tidak menjadi tumpukan barang bekas yang tanpa makna. Diharapkan ke depan, pengembangan infratruktur tidak berhenti sampai pada level Asia Tenggara, tetapi mampu diperluas hingga ke level Asia dan Dunia. Hal ini akan menjadikan Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa lain dalam pemanfaatan dan pengembangan infrastruktur telkonologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan.

Tentang TIK Untuk Pendidikan

TIK Untuk Pendidikan adalah program kerja PT Metajasa Indosolusi untuk mengimplementasikan satu paket (15++) sistem aplikasi komputer untuk mendukung proses belajar mengajar dan administrasi sekolah, sehingga mampu berkontribusi secara positif dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Indonesia dan mencetak SDM yang unggul di masa depan, yang akan membangun Indonesia lebih maju dan lebih baik lagi. Semua sistem aplikasi tersebut diberikan secara cuma-cuma (free-of-charge) bagi Sekolah yang menjalin kerjasama. Semua sistem aplikasi, data dan informasi yang diperoleh selama operasionalisasi sistem, seluruhnya menjadi hak milik sekolah masing-masing. Walaupun nantinya sudah tidak memperpanjang kerjasama dengan kami lagi, pihak Sekoah dipersilahkan untuk tetap memanfaatkan semua solusi sistem TIK Untuk Pendidikan, tidak ada batas waktu.
 TIK Untuk Pendidikan merupakan perwujudan dari komitmen Perusahaan untuk turut berpartisipasi dalam menyediakan Sistem TIKuntuk sekolah yang terjangkau, berkualitas, mudah dan bermanfaat (tepat guna serta tepat sasaran). Hal ini sejalan dengan amanat UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan PP 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.